Begini Kondisi Jumadi, Bocah 12 Tahun yang Selamat Saat Pesawat Dimonim Jatuh di Pegunungan Bintang

Ahad, 12 Agustus 2018 | 11:12:34 WIB
Upaya evakuasi korban kecelakaan penerbangan pesawat Demonim di Pgunungan Bintang. Foto: Kompas.

RIAUSKY.COM- Jumadi, bocah berusia 12 tahun menjadi satu-satunya penumpang selamat inisiden jatuhnya pesawat Dimonim di Gunung Menuk, Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua. 

Begitu ditemukan, dia langsung ke  rumah sakit di Oksibil guna mendapatkan perawatan.

Dia disebut-sebut hanya mengalami patah tulang tangan pada peristiwa maut tersebut.

"Penumpang selamat atas nama Jumadi alami patah tangan, saat ini sudah dirawat di rumah sakit," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dalam keterangannya, Ahad (12/8/2018).

Dia juga menambahkan, ''selain Jumadi, enam penumpang lainnya dan dua awak pesawat  dipastikan meninggal dunia. Seluruh jenazah korban Dimonim Air masih berusaha dievakuasi oleh tim gabungan dari Polri, TNI dan Basarnas,'' ungkap dia.

Pesawat Dimonim sendiri dilaporkan jatuh sekitar pukul 09.00 WIT. di Gunung Menuk, Oksobil, di Pegungungan Bintang, Papua.

Hingga saat ini, jenazah para korban masih dalam proses evakuasi oleh petugas Basarnas, TNI dan kepolisian dibantu warga. 

Pesawat Dimonim yang jatuh di Pegunungan Bintang Papua ditemukan pagi tadi. Beberapa saat sebelum pesawat jatuh, disebutkan sejumlah saksi warga, sempat terdengar suara gemuruh usai Dimonim Air Melintasi Gunung Menuk.

Pesawat Dimonim PK-HVQ jenis Pil PC-6 Porter hilang kontak dalam perjalanannya dari Bandara Tanah Merah ke Oksibil, Pegunungan Bintang. 

Pesawat yang membawa 9 orang penumpang termasuk kru, harusnya tiba di Bandara Oksibil pada 14.30 WIT. 
Akan tetapi, pesawat sempat mengontak terakhir di Tower Bandara Oksibil pukul 14.17 WIT di ketinggian 7000 kaki.(R04)

Terkini